Sein Canggih di Jepang

Kendaraan seperti truk atau bis memang unik. Unik dalam arti, ada saja fitur yang digunakan untuk memberi tahu pengguna jalan lainnya kalau kendaraan badan besar itu akan lewat. Maka tak heran, di Indonesia ramai dengan bermacam-macam klakson. Bahkan ada bunyi klason panjang mirip dengan ringtone hp barang kali. Bagus sih, meskipun kalau boleh jujur, saya lebih sering merasa kaget kalau mendengarnya, terutama saat dulu sering bersepeda di jalan besar. Bagaimana tidak kaget, tiba-tiba ada suara tetot-tetot-tetot keras panjang di pinggir kita. Kendaraan besar umumnya jarang mengeluarkan suara gerungan mesin, kecuali mesinnya jelek.

Berpindah ke jepang, klakson ternyata tidak neko-neko. Yang neko-neko justru adalah sein-nya yang tidak hanya lampu, tapi suara. Jadi ketika kendaraan itu hendak belok, kendaraan itu akan bilang, “mau belok kiri/kanan, tolong berhati-hati”. Kurang lebih itu bunyinya setelah diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Jadi saat tidak sempat menengok lampu sein, secara langsung si pengguna jalan lain tahu kemana kendaraan itu akan berbelok. Unik kan yah?

Oh iya, di Jepang juga sepertinya umum, untuk kendaraan biasa mengeluarkan suara-suara tertentu. Suara tertentu ini umumnya suara orang jualan. Perbandingan yang setara mungkin suara penjual tahu bulat atau perkakas rumah tangga yang sering keliling rumah-rumah. Hahaha

Saya pun kepikiran, mungkin ada baiknya kalau ambulan bisa mengadaptasi mobil bersuara. Kalau dilihat-lihat sekarang orang tidak begitu peduli dengan suara sirine ambulan. Ada saja orang yang ngotot tak mau mengalah satu pun. Padahal, kalau ambulan itu lewat, itu artinya ada sesuatu yang kritis terjadi dan butuh segera ditangani. Ini berarti ambulan memiliki prioritas paling tinggi sebagai pengguna jalan dan sudah semestinya kendaraan lain untuk mengalah. Saya cuma membayangkan coba kalau ambulan itu bisa berbicara, seperti “ambulan datang, tolong minggir, mohon berhati-hati, korban harus segera ke rumah sakit!“. Dengan begini mungkin persepsi masyarakat akan berubah. Mereka akan sadar, kalau ambulan itu prioritas utama. Kali…

Kurang lebih contohnya seperti ini untuk kendaraan yang bersuara akan berbelok:

Iklan

One thought on “Sein Canggih di Jepang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s