Perpustakaan dan Buku-bukunya

Salah satu yang saya nantikan saat saya masuk SMP adalah perpustakaan. Maklum, saat saya SD, bacaan saya sangat minim dan sekolah kami tak punya perpustakaan. Menurut rumor yang saya dengar, kami sebenarnya punya perpustakaan, tapi perpustakaan itu ada di ruang guru. Alhasil, kami semua pun enggan meminjam. Perpustakaan ditempatkan di ruang guru bukan karena kesengajaan supaya tidak ada murid yang meminjam tapi memang saat itu sekolah saya tidak memiliki gedung lagi untuk dijadikan perpustakaan. Seingat saya, SD saya memiliki 6 ruang kelas, 1 ruang guru, 1 ruang kepala sekolah dan ruang tamu, 1 gudang, 2 rumah yang diperuntukan untuk salah dua orang guru kami. Dan sampai detik ini, kami belum pernah melakukan konfirmasi apakah berita itu benar atau tidak ke Bapak Ibu guru. Karena itulah saya katakan rumor.

Perpustakaan di SMP saya tidak terlalu luas mungkin sekitar 8×8 meter. Gedungnya sendiri dibagi menjadi dua: ruang rak buku dan ruang baca buku. Setiap jam istirahat, saya hampir tidak pernah bolos mengunjungi perpus. Waktu itu ada banyak sekali buku-buku yang menarik bagi saya. Saat itu saya paling senang dengan buku berbau sains, sedikit tentang sejarah (berkaitan dengan cerita), dan geografi. Oh iya, waktu saya SMP, saya tidak diwajibkan untuk membeli buku paket. Yang ada adalah Perpus akan meminjamkan kepada kami seluruh buku paket yang kami butuhkan untuk belajar. Jadi setiap awal dan akhir tahun pelajaran, perpus akan penuh sesak dipadati siswa yang mau mengembalikan dan meminjam buku. Kami harus mengembalikan buku saat akhir tahun pelajaran karena jika kami tidak mengembalikan kami tidak bisa mengambil rapor. Selain itu, kalau kami menghilangkan, kami wajib mengganti sekian rupiah.

Buku-buku sains yang saya baca bukan merupakan buku-buku yang berat. Tetapi buku yang ringan yang memang untuk anak SMP, misalnya seperti buku pengetahuan biologi tentang mikroorganisme, gerak hewan, fotosintesis, hewan vertebrata, hewan melata, dsb. Sedangkan buku sejarah seperti buku tentang pahlawan nasional, sejarah penemu-penemu, manusia purba dsb. Jujur, saya baca buku sains memang saya tertarik dengan gambarnya bukan dengan kontennya. Tapi setelah melihat gambarnya, mau nggak mau jadi tertarik membacanya juga. 🙂

Kategori buku yang terakhir yang saya baca adalah tentang geografi. Saya memang suka membaca buku yang membahas tentang negara, peta, dan budaya suatu negara. Jika waktu di SD dulu saya harus menunggu kelas 4 atau meminjam buku anak kelas 4 agar bisa belajar tentang negara-negara, di SMP saya bebas meminjam buku untuk kelas berapapun. Ini yang membuat saya semakin tertarik dengan perpustakaan.

Namanya perpus pasti kita bisa meminjam buku. Benar sekali, saya bisa meminjam buku di perpus. Tetapi memang waktunya tidak lama, saya lupa berapa lama, tapi yang jelas di bawah seminggu. Itupun ada jumlah maksimum buku yang bisa dipinjam. Wajar kebijakan ini diterapkan karena memang jumlah siswanya tidak sebanding dengan buku yang tersedia. Selama SMP kayaknya saya jarang meminjam buku tentang sains atau geografi. Alasan utamanya karena bukunya gede dan berat. Cukup sudah buku paket memenuhi tas saya. Saya paling senang meminjam buku tetang cerita rakyat, dongeng, atau hikayat nusantara. Kebanyakan dulu terbitan Grasindo. Seri bukunya ada banyak, ringan, dan seru untuk dibayangkan serta sarat makna dan pesan moral. Saya baca buku ini di rumah setelah makan siang (mungkin sekitar jam 2.30 karena pulang sekolah jam 13.45). Waktu-waktu inilah, waktu yang paling saya senangi saat itu. Satu buku tak hanya memuat satu cerita, tapi ada banyak cerita di dalamnya.

Perpus SMP dulu jarang sekali menambah buku. Waktu saya kelas 3 SMP, saya sudah mulai bosan untuk menyambagi perpustakaan. Tapi untunglah saat itu saya sedang banyak kegiatan di kepramukaan. Dan semoga saja sekarang sudah banyak koleksi bukunya.

Sumber gambar:

http://bks5.books.google.de/books?id=_khZX0H40V4C
http://bks1.books.google.de/books?id=aY2ZWqFWdusC
http://bks8.books.google.de/books?id=0kYQQDFWIowC
Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s