Hampir Dua Bulan di Tokyo

Oke, saya bukan sedang menghitung hari atau menantikan sebuah hari spesial. Kalau saya menghitung hari, pasti saya sebut sudah berapa hari saya disini.

Jadi ceritanya, saya diberi kesempatan untuk menikmati pendidikan di Jepang. Mulai bulan Oktober ini, resmi saya menjadi mahasiswa kembali di Tokyo Institute of Technology. Alhamdulillah luar biasa rasanya, karena saya sendiri sudah menantikan hal ini lama sekali. Tahun ini merupakan tahun yang luar biasa bagi saya. Hidup ini sudah dipermudah oleh Allah dan Allah sekarang mempermudah saya untuk mendapatkan jalan ini. InsyaAllah, semoga dipermudah untuk urusan saya yang lainnya.

Tokyo, kira-kira apa yang terpikirkan ketika mendengar nama kota tersebut disebut? Modern, Ramai, Besar, Luas, dan Mahal. Oke, ternyata memang benar begitu menurut saya. Tapi buat yang memang berniat untuk melanjutkan belajar disini, jangan takut karena mahalnya. Buktinya, banyak orang yang bisa bertahan di kota ini dengan mengandalkan beasiswa. Jadikan hal tersebut tantangan bagi diri kita untuk bisa lebih kreatif dalam menyiasati segala sesuatu. InsyaAllah ada jalan.

Tokyo merupakan tempat ketiga saya tinggal. Pertama jelas di rumah orang tua saya hingga saya SMA. Kedua, Bandung hingga saya lulus kuliah. Tinggal di tempat baru bisa menjadi titik awal untuk membangun sesuatu. Atau bisa menjadi titik awal untuk memulai sesuatu yang kita inginkan. Kita pun bisa mulai membangun kebiasaan baru di kota baru ini. Menurut saya, ini merupakan suatu peluang yang harus dimanfaatkan.

Woi… Sekian obrolan berat saya. Mari kita mulai obrolan ringan.

Semenjak di Tokyo ini, ada banyak hal baru atau hal lama yang mulai saya rasakan kembali antara lain:

1. Jalan Kaki

Asyik, kemana-mana jalan kaki. Kalau memang masih bisa dijangkau dengan jalan kaki. Saya sendiri kurang lebih setiap hari jalan selama 20-an menit. 🙂

2. Frekuensi Membaca Meningkat

Disini mau tidak mau harus sering membaca artikel baik tentang Indonesia ataupun dengan Jepang. Saya sendiri berusaha untuk mencoba membaca artikel dalam bahasa Jepang.

3. Belajar bahasa

Mau tidak mau harus belajar bahasa Jepang. Memang sih, kita bisa belajar bahasa Inggris. Tapi sayang bahasa Inggris hanya bisa kita lakukan dilingkungan kampus. Selain itu, saya juga harus senantiasa meningkatkan kemampuan bahasa Inggris karena bahasa Inggris inilah satu-satunya alat komunikasi di sini.

4. Duta Indonesia

Disadari atau tidak, saya sendiri sering mempromosikan indonesia ke teman-teman lab atau teman-teman kuliah. Kadang sebagian dari mereka kaget dengan Indonesia (kaget mendengar faktanya).

5. Naik kereta api (karena ada yang sadar, jadi saya betulkan kembali)

Hampir setiap hari saya selalu naik kereta api disini. Kurang lebih 2 jam saya habiskan waktu saya di kereta setiap hari. Tentu, ini potensi waktu yang harus dimanfaatkan.

6. Belanja Bahan Makanan dan Masak

Hampir setiap 2 minggu sekali saya pergi ke supermarket untuk membeli keperluan dapur. Dan hampir setiap hari saya memasak untuk memenuhi kebutuhan makan saya. Karena memang harus masak, saya pun mulai mencoba berkreasi yang macam-macam. Haha. Sejauh ini saya lebih mencoba-coba ketika memasak dibandingkan dengan mencari tahu resep masakan.

7. Panjang hari yang berubah dan Waktu sholat yang dinamis

Waktu sholat disini cukup dinamis. Dan panjang hari juga semakin pendek (sekarang masuk musim dingin) -> cocok buat puasa (Matahari muncul jam setengah tujuh pagi dan Maghrib jam Setengah Lima sore).

Sip, sekian tulisan ringkas saya. Saya hanya ingin berbagi cerita. Terima kasih telah membaca. 🙂 Intinya mari lebih giat, lebih tekun, dan lebih rajin!

Iklan

2 thoughts on “Hampir Dua Bulan di Tokyo

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s