Odaiba, Gundam, Rainbow Bridge, dan Liberty

Cerita ini merupakan lanjutan dari perjalanan saya mengunjungi Tokyo Tower.Waktu itu kami tidak langsung pulang setelah puas menikmati Tokyo Tower. Kami melanjutkan perjalan ke Odaiba (tempat yang paling dekat dengan Tokyo Tower). Dari Tokyo tower kami jalan ke stasiun Hamamatsucho. Dari stasiun ini, kami mencoba naik monorail ke Stasiun Tennozu Isle (pengalaman pertama saya naik monorail). Tanpa melakukan cek dan ricek, kami langsung masuk ke kereta. Kami dapat kereta ekspress rupanya. Tapi sayang, kali ini kami sedang tidak membutuhkan kereta ekspress karena kereta ekspress tidak berhenti di Tennozu Isle. Kereta ekspress langsung berlari menuju Haneda. Tak ada pilihan lain, kami pun turun di Haneda dan naik kereta lokal ke Tennozu Isle.

Di Tennozu Isle (Ini pulau lho) kami langsung berpindah kereta menuju stasiun Tokyo Teleport (Ini nama stasiunnya beneran lho). Tokyo Teleport adalah salah satu stasiun di Odaiba. Apa itu Odaiba? Tempat seperti apa itu? Jadi Odaiba itu adalah pulan buatan di Teluk Tokyo. Lokasinya persis di sebelah Rainbow Bridge. Awal dibuat pulau ini adalah untuk tujuan pertahanan tetapi lambat laun menjadi tempat komersial seperti sekarang ini. Di pulau ini ada banyak banget mall. Etsss, tapi saya datang kesini bukan untuk belanja. Saya sendiri ingin melihat rainbow bridge yang merupakan setting Tokyo Magnitude.

Rainbow Bridge

Rainbow Bridge (Maaf gambarnya jelek)

Waktu itu di Odaiba sendiri sedang ada festival. DREAM tema atau nama festivalnya, saya sendiri kurang mengerti. Festivalnya seperti umumnya festival di Jepang yaitu tarian dan bazar. Ada banyak sekali tim yang tampil. Masing-masing dari tim membawakan tarian masing-masing.

Festival Temanya Dream

Festival Temanya Dream

Salah satu tim peserta

Salah satu tim peserta

Puas melihat festival dan parade tarian, kami mencoba untuk melihat gundam lebih dekat. Kabarnya sih, ada Gundam di Odaiba. Memang benar, ada yang namanya Gundam Front Tokyo (Lokasi mas Gundam). Waktu itu kami hanya melihat-melihat saja di luar dan memoto beberapa kali. Setelah puas kami segera pergi berkeliling Odaiba lagi. Saya sendiri baru tahu kalau ternyata kita bisa masuk ke Gundam Front Tokyo. Di dalamnya ada replika stasiun di film Gundam, dll. Cek saja di situsnya: http://gundamfront-tokyo.com/

Kami Odaiba juga ada Ferris Wheel namanya Daikanransha. Dulu Daikanransha pernah menjadi Ferris Wheel tertinggi di dunia. Gelar ini berakhir pada tahun 2000. Sayang sekali, kami tidak jadi naik Daikanransha. Habisnya mahal. Oh iya, di Daikanransha ini, kita bisa memilih untuk naik yang lantainya bening. Jadi seolah-olah kita melayang di angkasa (agak serem sih ini).

Terakhir sebelum pulang, kami menyempatkan mengunjungi replika Liberty dan menikmati laut Tokyo pada malam hari sambil menyaksikan rainbow bridge. Tak lupa, kami juga mampir ke seize**ya di Odaiba untuk makan malam. 😀

Komentar:

Karena memang sudah cukup malam, kami memutuskan pulang. Padahal di Odaiba sendiri masih banyak yang belum di kunjungi. Ada yang namanya Miraikan, patung-patung artis dari lilin, dan ada museum lainnya (lupa namanya).

Lain kali mungkin ke sana lagi. (nunggu musim panas)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

*Kami di sini: saya, pribadi, dan anugerah. (artikel Tokyo Tower dan Odaiba).

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s