Big Corporation?

Beberapa waktu lalu, ada pembicaraan menarik terkait “perusahaan besar“. Intinya adalah perbincangan terkait apa definisi perusahaan besar. BUMN? Perusahaan yang memberi kita jaminan kesehatan? Perusahaan yang memiliki cabang banyak? Perusahaan yang memberi gaji besar? Perusahaan yang pendapatannya besar? Kurang lebih itu yang muncul sebagai alternatif definisi. Logis mungkin tapi, hmm… iya kah hal tersebut?

Jikalau menurut pandangan saya pribadi, perusahaan besar merupakan perusahaan dalam skala multinasional. Multinasional artinya perusahaan tersebut memiliki cabang dan melakukan produksi dan penjualan serta pelayanan jasa secara global atau dengan kata lain dapat disebut sebagai perusahaan global. Itu definisi menurut pemahaman saya sendiri. Sampai sekarang saja, masih ada banyak teori untuk melakukan klasifikasi perusahaan multinasional.

Dengan menggunakan parameter multinasional, paling tidak pandangan kita tentang perusahaan besar akan cukup mudah dipahami. Perusahaan multinasional umumnya memiliki cabang di negara lain yang beroperasi dalam produksi dan penjualan barang atau pelayanan jasa. Karyawan pada perusahaan ini agaknya cukup beragam dan berasal dari berbagai negara. Begitu pula untuk urusan gaji karyawan. Logikanya, gaji karyawan ini juga sesuai dengan lokasi perusahaan itu berada. Rasanya tidak mungkin sebuah perusahaan multinasional menyamaratakan gaji untuk karyawannya. Karena itu gaji besar dan kecil itu relatif. Lebih relatif lagi terhadap posisi jabatan struktural seseorang. Karena itu kita sering mendengar biaya produksi di Indonesia lebih murah dibanding di Eropa. 🙂

Cabang perusahaan multinasional umumnya banyak dan tersebar di seluruh dunia. Target pasarnya pun sudah target pasar global sehingga kemungkinan pendapatannya pun besar. Kurang lebih inilah pandangan saya terkait perusahaan besar. General Motor, Sony, Toshiba, Exxon, Chevron, BP, Honda, Total, General Electric, Carrefour, Dell, dsb, adalah beberapa contoh perusahaan besar.

Urusan proyek dan proyek antar perusahaan merupakan suatu hal yang lazim di era sekarang ini. Dari segi manajemen mungkin lebih mudah, dan perusahaan pun dapat fokus pada yang dikehendakinya. Karena proyek tersebut umumnya adalah proyek pendukung terhadap tujuan yang sedang difokuskannya. Sebagai contoh, masih cukup segar untuk diingat ketika XL memutasi ribuan pekerjanya ke Huawei. Huawei akan fokus pada penyediaan jaringan, dan XL akan fokus pada pelayanan. Yah kurang lebih begitu lah, karena masing-masing sedang ingin fokus pada bagiannya masing-masing. Jadi tidak heran jika ada yang kebagian proyek dari suatu perusahaan. 😉

Bekerja di perusahaan kecil, perusahaan nasional atau perusahaan multinasional? Hmm, karena saya sendiri karena belum masuk ke perusahaan baik nasional maupun multinasional, tidak banyak yang saya ketahui bagaimana situasi dan kondisi pekerjaan di sana. Urusan prestige, itu tergantung acuan dan tujuan masing-masing orang. Ada yang lulus langsung ke perusahaan multinasional karena ingi mendapat pengalaman yang unik, gaji, dan lingkungan kerja yang luar biasa beragam. Ada yang lulus langsung ke perusahaan lokal karena memang cukup menantang lingkungannya. Ada yang langsung ke perusahaan nasional karena semangat untuk membangun negeri. Bahkan ada yang ke perusahaan sosial karena keinginan dirinya lebih bermanfaat untuk masyarakat luas.

Mengesampingkan seluruh tujuan tersebut, pada dasarnya, apapun pekerjaannya (asal baik), tentu akan membawa manfaat bagi orang lain, dimana pun lokasinya, apapun jabatannya, dan apapun perusahaan. Gampangnya, setiap perusahaan tujuannya adalah hendak menyelesaikan persoalan yang dihadapi manusia. Gaji dan Tujangan adalah bonus dari setiap pekerjaan yang ada selesaikan, itu artinya bonus nyata dari setiap persoalan yang berhasil diselesaikan. Tak elok rasanya jikalau kita menutup mata akan hal ini, terlebih saat kita sedang tidak menyukai dengan pekerjaan kita sekarang. Walaupun mesti kita akui bersama, hal tersebut sulit untuk dilakukan. Tapi justru disitulah nilai lebih pekerjaan kita. Hal gaji, pada akhirnya, juga akan bermanfaat untuk kita dan orang-orang di sekitar kita.

Menarik memang mengamati situasi dunia kerja di sana. 🙂

Gaji besar memang menarik, tapi mungkin lebih menarik lagi nilai sebuah pekerjaan yang kita lakukan.

Ini pendapat saya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s