Rencana Setelah Wisuda

Wisuda memang waktu-waktu yang bahagia. Paling tidak, saya bisa membahagiakan kedua orang tua dan keluarga saya. Betapa senangnya mengenang masa itu dan terngiang-ngiang senyum kebahagiaan beliau serta antusiasmenya.

Tapi wisuda itu barulah awal dari perjalanan singkat di dunia. Haha, saya jadi teringat obrolan saya dengan kawan saya. Diskusinya sederhana yaitu rencana pasca lulus. Bagi saya, merupakan hal yang wajar jikalau mengalami kebingungan setelah lulus. Dan saya sadar, saya tidak sendiri mengalami hal ini. Ada banyak kawan-kawan saya yang mengalami hal demikian.

Menurut saya, kebingugan itu terjadi karena ada banyak pilihan dan banyaknya hal yang ingin kita lakukan. Di sisi lain, keterbatasan kita sangat besar untuk melakukan segala hal tersebut. Umumnya, mahasiswa setelah lulus ada tiga pilihan yang paling umum yaitu: melanjutkan kuliah, memulai karir, dan memulai bisnis.

Secara tidak langsung, memang ex-mahasiswa akan memiliki tuntutan untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Masa iya, udah lulus kok masih nyadong. Beragam memang keputusannya, ada yang setelah lulus langsung bekerja. Ada yang bekerja dahulu tiga tahunan baru melanjutkan kuliah, ada yang langsung kuliah baru bekerja, ada pula yang membangun usaha sembari kuliah, dan ada pula yang fokus membangun usaha.

Tapi memang begitu kenyataanya, setiap bidang yang kita ambil, kita akan mendapatkan tuntutan dari masing-masing bidang. Ada yang kita bisa lakukan bersamaan dan ada pula yang harus kita memilih salah satunya. Memang, mau tidak mau, itulah yang akan dihadapi setelah lulus kuliah. Memang biasanya, orang-orang di sekitar kita pun mulai menanyakan hal tersebut juga. Jadi tetap tenang saja, dan jawab semampu dan seingin kita saja.

Yah, saya jadi inget kutipan yang ditulis di blog seseorang, bahwa ada kalanya kita tidak memiliki pilihan untuk melakukan sesuatu, dan ada kalanya pula saat banyak pilihan yang menghampiri kita. Terlepas apapun pilihan setelah lulus, ada satu hal yang patut diingat bahwa waktu terus berjalan. Sampai suatu saat satu, dua, tiga tahun tidak terasa. Kita semua harus mulai bergerak, entah itu target kecil, entah itu target besar dalam hidup kita. Intinya kita harus tetap membuat progress. Jangan sampai kita terlena oleh waktu dan terbuai sehingga kita lupa bahwa kita belum bergerak satu inci-pun dari saat kita lulus. Memang benar, manusia memang merugi. Ah, tentu, kita harus yakin dengan sepenuh hati serta komitmen mengambil jalan yang kita pilih.

Saya sendiri masih mencoba untuk melakukan hal ini. Entah ditahap mana-itu tidak penting untuk disebutkan, intinya masih berproses. Itu wajar menurut saya. Dan sudah saatnya kita serius menentukan jalur hidup yang ingin diambil (emang dulu nggak serius?). Tapi tetaplah manusia hanyalah seseorang yang mengajukan proposal, dan Yang Maha Kuasalah yang akan menentukan. Dan wajar bagi manusia, lebih mudah menulis hal ini dibandingkan dengan melaksanakannya.

Ah, satu hal lagi. Libatkan orang tua kita dalam setiap keputusan yang diambil. Entah beliau sudah paham dengan hal yang kita ambil atau belum, itu tidak masalah. Tapi ya bagaimana lagi, ridho orang tua sangat menentukan. Dan tentu tetap berdoa.

Arghhhh maaf kok jadi kaya motivator begini. Tapi semoga saja tulisan saya ada manfaatnya di sini.

 

Iklan

One thought on “Rencana Setelah Wisuda

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s