Google World Wonders Project : Belajar Keajaiban Dunia Modern dan Kuno

Google’s mission is to organize the world’s information and make it universally accessible and useful. With this project we want to make the world heritage sites available to everyone and to digitally preserve them for future generations. We believe that the World Wonders Project can be especially useful for students, scholars and teachers to engage in an innovative and interactive way of learning.

Google Cultural Institute yang memiliki misi : helps preserve and promote culture online, setelah sebelumnya membuat Google Art Project, baru-baru ini membuat World Wonders Project yang diluncurkan pada Kamis 31 Mei 2012. Petikan di atas merupakan tujuan utama pembuatan Google World Wonders Projects. Singkat cerita Google ingin melestarikan situs-situs warisan dunia secara digital dan membuat situs tersebut dapat dijangkau oleh khalayak umum.

Di dunia ini, ada banyak situs peninggalan dan museum-museum. Ada banyak buku yang menjelaskan situs-situs atau tempat-tempat tersebut. Namun, informasi tersebut masih terpisah-pisah. Tentu kondisi ini sulit untuk dapat diakses oleh khalayak umum. Salah satu hal tersebut lah yang melatar belakangi pengembangan World Wonders Project. Untuk merealisasikan hal ini, Google bekerja sama dengan beberapa lembaga yang terkait situs-situs tersebut, salah satu diantaranya adalah UNESCO.

Berikut sekilas video yang menampilkan fitur-fitur yang dimiliki dari Google World Wonders Project.

Secara umum, teknologi yang digunakan di Google World Wonders Project tidak berbeda jauh dengan yang digunakan pada Google Art Project nampaknya. Teknologi tersebut diantaranya : Google Street View yang memungkinkan kita melihat suatu tempat secara panoramik 360 derajat, Google Map untuk menampilkan lokasi situs tersebut, Youtube untuk menampilkan video terkait situs tersebut, Google Earth, serta Sketch Up.

Senada dengan Google, proyek ini menyuguhkan cara belajar sejarah dan geografi yang baru. Tak salah jika Google menyarankan agar teknologi ini dapat digunakan sebagai tambahan materi mengajar oleh para guru.

Satu hal yang cukup menarik dari proyek ini adalah Google mempersilakan bagi siapapun untuk berkontribusi menambahkan konten gambar sesuai dengan situs yang dikunjungi. Untuk melakukan hal tersebut, cukup mudah dengan mengunggah foto melalui Panoramio. Jika setelah diunggah di Panoramio dan diberikan label sesuai dengan lokasi, foto tersebut muncul di Google Maps, maka pada galeri foto pada situs yang sesuai dimungkinkan juga akan muncul.

Menarik, terutama jika menyimak, bagaimana Google membuat hal tersebut. Silakan bisa dilihat di video ini :

Sayangnya, untuk di Indonesia belum ada. Untuk Asia, paling banyak dari Jepang. Selain situs bangunan, situs yang alam juga sebagian sudah ada seperti Taman Nasional Yellowstone di Amerikan dan Taman Nasional Kakandu di Australia.

Mari belajar sejarah. Semoga bermanfaat!

Iklan

One thought on “Google World Wonders Project : Belajar Keajaiban Dunia Modern dan Kuno

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s