Adventure Jayagiri Lembang

Yeah, jalan-jalan lagi. Kali ini tujuan jalan-jalan adalah desa jayagiri lembang. Ini dilakukan untuk mencari data dan melakukan assessment desa tujuan SDP. Sesuai dengan artikel sebelumnya, untuk SDP, kami akan melakukan assessment ke satu desa dan satu kelurahan. Akhirnya kami membagi dua buah tim agar efektif, satu tim akan melakukan assessment ke cigadung dan satu lagi ke jayagiri. Tim ke cigadung di pimpin oleh ulfi, dan yang ke jayagiri dipimpin oleh aku sendiri.

Tim Jayagiri berisikan aku, teh iin, mas udhi, icha, kiki, zaky, dan pradita, serta halim. Karena tak ada kendaraan pribadi, kami semua akhirnya mengangkot. Jam 09.00 kami pergi dari asrama ikhwan. Pagi itu gerimis, tapi karena kami ingin mengeksplorasi desa tujuan lebih kami menerjang gerimis tersebut. Perjalanan ke jayagiri memakan waktu kurang lebih 1 jam. Yah, syukur angkotnya tidak ngetem terlalu lama, karena dengan datangnya kami serombongan angkot udah penuh.

Sesampainya di Jayagiri, kami langsung menuju ke keluarahan. Kami di sana disambut dengan hangat dan ramah khas sambutan orang indonesia. Saat itu yang menyambut kami adalah kaur umum desa jayagiri. Percakapan dimulai dengan dibuka oleh teh iin yang kebetulan paling fasih berbahasa sunda. Setelah dijelaskan maksud kedatangan kami kesana, tanpa disangka, kami langsung diberikan data monografi yang memang kami sangat-sangat butuhkan. Setelah itu kami meminta saran dari pak kaur, kira-kira lokasi mana yang cukup potensial, sampai akhirnya kami ditunjukkan di RW06 dan RW12.

Setelah itu kami langsung menuju ke lokasi untuk mensurveynya.

Tim SDP Jayagiri

Tim SDP Jayagiri (*kurang satu orang lagi, zaky-> orang yang ngefoto kita)

Desa Jayagiri ternyata luas dan jalanya bergelombang sampai-sampai kita memakai istilah lamda dan panjang gelombang. Hihi. Tujuan pertama adalah SD Pasir Ipis yang yang ada di RW06. RW06 merupakan RW yang paling ujung di Jayagiri dan merupakan daerah perbatasan Kabupaten Bandung barat. Hmmm. Lokasinya memanjang dari utara ke selatan.

Di SD Pasir Ipis ternyata sudah sepi saat kami datang ke sana. Hanya tinggal gedung sekolahnya saja. Tapi kami masih bersyukur kami masih bisa mendapatkan beberapa data walaupun kami tidak sempat mengobrol dengan siswa dan guru di sekolah tersebut. Kondisi sekolah disana cukup memperihatinkan. Ini dilihat dari gedung sekolah disana. Sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah yang mengratiskan muridnya(inget dana BOS).

SD Pasir Ipis

Kondisi gedung pasir ipis Jayagiri

 

Setelah meninjau sekolah, selanjutnya kami melakukan wawancara dengan warga sekitar, untuk mengetahui respon terhadap kami. Dan syukur Alhamdulillah, respon masyarakat cukup baik. Nggak kelupaan juga, kami melihat potensi desa tersebut.

Pertama kami melihat kesediaan air bersih. Di desa Jayagiri kebanyakan penduduknya menggunakan sumur dan sumber mata air sebagai sumber air bersihnya.

Sumber air bersih

Sumber air bersih dari mata air, Desa Jayagiri

 

Yah, kek gambar di atas ni, kurang lebih. Selang-selang itu langsung menuju ke rumah warga. Setelah melihat sumber air bersih, kami melanjutkan untuk melihat potensi desa lainya. Kami langsung melirik ke peternakan dan pertanian. Kebanyakan warga desa memiliki mata pencaharian petani dan peternak sapi perah. Wah, kami pikir, itu merupakan potensi yang cukup bagus untuk dikembangkan.

Pertanian di Desa Jayagiri

Pertanian di Desa Jayagiri

Kami juga sempat mengujungi pabrik roti kecil milik salah seorang warga disana. Pabrik tersebut masih cukup sederhana dan prosesnya dilakukan secara manual dengan tangan. Tanpa disangka juga, kami diberi roti dari pabrik tersebut satu tas kresek penuh. Wah, emang kalau rezeki nggak kemana. Ya, itu menjadi tanda kalau masyarakat disana menyambut kami dengan baik.

Peternakan sapi perah Desa Jayagiri

Rumah produksi roti

 

Di RW 06 ternyata sedang berjalan program, *ehe, aku lupa programnya apa. Tapi disana sedang dibangun PAUD. Dan kami sempat berkujung untuk mengobrol dengan pengurus PAUD dan melihat aktivitas di sana. Gedung PAUD tidaklah seluas yang kami pikirkan, tapi disana ramai dengan anak-anak yang belajar. Disana pula ada program untuk penyetaraan pendidikan, yang terbuka untuk masyarakat sekitar mengingat masih ada warga yang putus sekolah karena kekurangan biaya.

Warga juga memiliki usaha pembuatan souvenir yang memanfaatkan limbah tas kresek dan gulungan benang penjahit. Kurang lebih benda-benda limbah tersebut kek gini :

Kerajianan Hasil Masyarakat Desa Jayagiri

Kerajianan Topi dari limba Plastik Kresek

 

Tapi sayangnya, usaha tersebut masih dilakukan jika ada pesanan saja.

Jangan salah, desa jayagiri juga memiliki pemandangan yang cukup indah. Mungkin suatu saat cocok untuk dikembangkan menjadi desa wisata. Hehehe. Semacam desa yang digabungkan dengan wisata seperti yang sudah ada dibeberapa desa di Indonesia, dengan menawarkan kearifan lokal setempat.

Nih, ini foto-foto jayagiri :

Rumah-Rumah Desa Jayagiri RW12

 

Rumah-Rumah Desa Jayagiri RW12

 

Rumah-rumah disana saling bertumupuk-tumpuk kalau boleh dibilang. Ini karena kondisi topologi daerah tersebut merupakan daerah lembah. Oiya, saat berkunjung ke PAUD tersebut, PAUD tersebut memiliki buku-buku bacaan yang minim jumlahnya sehingga sangat diharapkan yang punya buku lebih bisa disumbangkan ke sana. Tentu akan lebih bermanfaatkan. Hmm.

Kebun di Belakarg SD Pasir Ipis

TPQ di PAUD Desa Jayagiri

 

 

Jalan di lembah di Desa Jayagiri

 

Tetap Produktif Selama Masih Bernafas!!! 😀

Bismillah…

Iklan

2 thoughts on “Adventure Jayagiri Lembang

  1. oke banget laporannya!!!!
    keduluan sidik nulis reportase-nya, segera lapor Mas Udhi, seingat teteh beliau mau ngasih hadiah sama yang bikin reportase SDP-nya..

    • wah, beneran tu teh? asyik. hihi… 😀
      akhirnya bisa mendahului teteh. Karena teteh kan biasanya cepet kalo ngeblog. hehe. Tapi kok nggak inget aku ya teh, kalau mas udhi pernah bilang seperti itu? hmmm. Maklum amnesia keknya. 😀

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s