Jendela Johari

Hari minggu(18/4/10) kemarin kebetulan habis berbincang-bincang mengenai jendela johari dengan teh febi dari psikologi unpad. Mungkin ada yang sudah pernah mendengar tentang jendela johari.
Jendela johari merupakan suatu metode untuk mengetahui tentang diri seseorang.
Diri seseorang diibaratkan dengan jendela tersebut. Jendela tersebut terbagi menjadi 4 bagian.
Bagian tersebut antara lain open, hidden, blind, dan uknown.

Bagian open menandakan bagian seseorang yang tampak oleh orang lain dan dirinya sendiri juga mengetahui hal tersebut.
Sebagai contoh si X melihat si Y kalau dia pandai melakukan koding.
Bagian hidden menunjukkan bagian seseorang yang sengaja tidak ditunjukkan oleh orang tersebut ke orang lain sehingga orang lain tidak dapat mengetahuinya.
contoh Si X tidak tahu kalau si Y memiliki kemampuan berbahasa 5 bahasa asing.
Bagian blind adalah bagian yang orang lain tahu tetapi dirinya sendiri tidak mengetahuinya.
contohnya si Y tahu bahwa si X adalah orang yang sangat tepat waktu dan si X sendiri tidak sadar bahwa dirinya adalah orang yang tepat waktu.
Bagian yang uknown adalah bagian yang orang lain maupun dirinya tidak tahu sehingga masih perlu digali terkait dengan potensi dan bakat yang dimiliki seseorang.

Melakukan test dengan jendela johari memang dituntut dilakukan kepada seseorang yang benar-benar telah akrab misalnya teman satu kamar, organisasi maupun yang lain.
Dan semestinya test ini dilakukan dengan banyak orang agar hasilnya menjadi cukup menyakinkan.
Dan yang terpenting adalah untuk menentukan diri seseorang memang tidak cukup dilakukan dengan satu metode melainkan dengan banyak metode.

Salah satu metode yang lain untuk mengetahui adalah dengan menggambar suatu objek pada kertas.
Setelah dilakukan penggambaran, kertas tersebut dibagi menjadi empat bagian.
Hasilnya akan terlihat seperti jendela johari, namun disini yang dikaitkan adalah pemikiran seseorang.


Setelah dibagi menjadi empat bagian, berikut ini penjelasanya:
1. Bagian pertama dan kedua menandakan bahwa seseorang lebih cenderung memikirkan sesuatu untuk saat ini dan masa depan. Yang sudah berlalu biarkan berlalu.
2. Bagian ketiga dan keempat menandakan bahwa pemikiran seseorang saat ini, terkait atau masih mempertimbangankan sesuatu dimasa lalu.

Untuk melihantnya cukup dengan melihat gambar tersebut lebih banyak terdapat dibagian 1, 2, 3, atau 4.
Serta dengan melihat juga dari bagian mana dahulu orang tersebut menggambarnya.

Ini cukup penting karena terkait dengan kekurangan dan kelebihan.
Ketika seseorang ditanyakan mengenai kekurangan dan kelebihan, biasanya kebanyakan orang akan lebih mengungkapkan kekuranganya dibandingkan dengan kelebihanya.
Padahal dalam hal ini yang perlu disadari adalah persoalan kekurangan adalah persoalan yang sifatnya masa lalu dan sampai sekarang masih terbawa.
Untuk itu kita harus dituntut dapat menggali kelebihan kita.
Terkait dengan bakat dan potensi kita dapat melihat hal tersebut dari kebiasaan, kepuasan, kemampuan, dan kesenangan.
Apakah kemampuan kita sekarang ini? Apa yang membuat kita merasa puas setelah melakukan hal tersebut dan kita menyenanginya?
dan yang terakhir adalah apa kebaisaan kita? dari semua aktivitas tersebut pasti terdapat aktivitas yang merupakan bakat dan potensi.

wow, selamat mencoba.
Semoga anda tidak puas akan hal diatas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s