Lumpia Basah

Lumpia basah, mungkin banyak orang yang tahu makanan ini. Ada banyak jenis lumpia basah salah satunya lumpia basah ala bandung. Saya kurang tahu dari mana asal lumpia ini.
Ketika berjalan di jalan Ganesha, tepatnya di depan pintu gerbang kampus ITB, banyak ditemukan pedagang kaki lima salah satunya lumpia basah.

Lokasi ini sangat strategis mengingat daerah ini merupakan daerah kampus.
Hari ini, setelah jumatan di Salman, saya diajak teman saya untuk menikmati makanan ini. Waktu itu pembeli cukup banyak dan kami sempat mengantri cukup lama. Nah, saat mengantri tersebut saya mengamati pembuatan makanan ini.
Makanan ini terbuat dari daun lumpia, dengan tauge, waluh dan telur goreng menjadi isinya. Otomatis lumpia ini ukurannya besar mengingat isinya yang banyak.
Mula-mula telur wajan diberi minyak secukupnya, biasanya satu wajan muat sampai 6 porsi (banyak juga ya). Setelah mendidih minyaknya, telur dimasukkan(kalau 6 porsi berarti ada 6 biji telur yang dimasukkan). Setelah telur cukup matang baru tauge dimasukkan. Setelah itu ditambahkan garam dan penyedap rasa secukupnya dan bagi yang pedas akan diberi sambal. Sambil mengunggu tauge matang, penjual menyiapkan daun dan daun lumpia untuk membungkus isi lumpia. Setelah matang barulah isi lumpia dimasukkan.
Untuk memakanya kita dapat menggunakan sumpit.

Selamat mencoba…

Iklan

4 thoughts on “Lumpia Basah

  1. emang enak tu lumpia, jajanan favorit gw waktu jaman kuliah di jatinangor… makanan sederhana yg menurut gw enak, aroma bawang putihnya yg pas digoreng itu lhoooo!!!
    hajoooohhh.. kapaan yak bisa makan lumpiah basah kaya disana lagi, di Tangerang ga ada seehh..
    pokoke suka..suka..!! 😀

  2. I’ve been surfing online more than three hours today, yet I never found any interesting article like yours. It is pretty worth enough for me. In my opinion, if all site owners and bloggers made good content as you did, the internet will be a lot more useful than ever before.|
    I could not refrain from commenting. Very well written!|
    You do like technology don’t you? I will come back when I can

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s